kartun Pictures, Images and Photos
Karoke Pictures, Images and Photos

Minggu, 04 April 2010

Merawat Anthurium

Bonus Booklet Kartini 2242......
Selamat membaca

Sejak beberapa waktu lalu hingga sekarang ini tanaman anthrium menjadi buah bibir para penggemar tanaman hias. mereka berlomba-lomba mendapatkannya, dan menempatkannya sebagai hiasan ruang tamu atau taman.
Daya tarik utama dari anthurium adalah bentuk daunnya yang indah, unik, dan bervariasi. daun umumnya bewarna hijau tua dengan urat dan tulang daun besar dan menonjol, sehingga membuat sosok tanaman ini tampak kekar namun tetap memancarkan keanggunan setelah dewasa.
Dimasa lalu, anthurium banyak menjadi hiasan taman dan istana kerajaan-kerajaan di jawa. Inilah sebabnya tanaman ini dianggap membawa aura tersendiri.
Tanaman berdaun indah ini banyak jenisnya, seperti anthurium gelombang cinta, hookerii, jenmanii, sirih, golok, keris, petruk, corong, dan lain lain.
Penampilan anthurium akan selalu menawan, prima, eksklusif, megah dan sedap dipandang mata, bila dirawat dengan baik.


Mengenal Anthurium
Diseluruh dunia saat ini diperkirakan terdapat lebih dari 600 spesies anthurium. Bila sudah besar tanaman ini akan mengeluarkan bunga menyerupai jantung dengan aneka warna seperti merah, putih, dan oranye. Ditengah-tengah bunga muncul tongkol yang bentuknya memanjang seperti ekor. Pada tongkol inilah tumbuh putik dan benang sari yang menjadi sarana tanaman untuk berkembang biak.
Habitat asli tanaman ini adalah daerah pegunungan tropis yang banyak terlindung pepohonan. Karena itu tanaman anthurium diletakkan ditempat yang teduh atau semi teduh, karena anthurium tidak tahan panas.
Anthurium bisa ditemukan diberbagai daerah di Indonesia. Dipulau jawa, tanaman ini rupanya memiliki banyak penggemar, Tanaman bersosok gagah, yang memiliki daun-daun lebar dan beurat kekar ini banyak ditanam dirumah-rumah besar berhalaman luas, karena dianggap membawa aura tersendiri. Bukti bahwa anthurium sudah lama hidup dan dikenal masyarakat dipulau jawa, tanpak dari nama-lokal yang akrab dengan kultur jawa seperti keris, centhong,wayang, dan lain-lain. Nama itu diberikan berdasarkan bentuk daun.

Persyaratan Hidup Anthurium
  • Lokasi Di Indonesia, anthurium dapat beradaptasi dengan baik di segala tempat, baik di dataran rendah maupun tinggi. Namun untuk menjamin pertumbuhan yang bagus, lingkungan tumbuh ideal di dataran sedang.
  • Suhu Anthurium tumbuh ideal di dataran sedang yang bersuhu 24-28 derajat celcius pada siang hari dan 18-21 derajat celcius pada malam hari.
  • Sinar matahari langsung menyebabkan tanaman kekurangan air, ditandai daun-daunnya mengering. Untuk itu jaga jangan sampai kekurangan sinar, sebab mengakibatkan pertumbuhannya terganggu. Idealnya ditempatkan di daerah semi teduh.
  • Air merupakan unsur penting untuk pembentukan akar, cabang, caun dan bunga. Penyiraman sebaiknya dilakukan jika media telah kering. Jangan setiap hari disiram, sebab media yang becek membuat akar akan membusuk.
  • Media Tanam memegang peranan penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tanaman. Media tanam yang digunakan harus memenuhi beberapa syarat, yakni derajat keasaman 6-7, tidak boleh mengikat air terlampau banyak, bebas dari mikroorganbisme yang dapat menyebabkan penyakit, dan harus mengandung pupuk.

Komposisi Media Tanam
Media tanam sangat memengaruhi perkembangan anthurium. beberapa variasi media tanam yang selama ini dianggap ideal antara lain :
  1. Pakis dan sekam bakar dengan perbandingan 1:4
  2. Sekam bakar dan pupuk kandang yang sudah difermentasi dengan perbandingan 1:1
  3. Cacahan pakis
  4. Pakis, humus dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1
Fungsi masing-masing media Tanam

Pakis >>> Mempunyai rongga udara yang banyak, membuat akar tanaman bisa berkembang dengan nyaman dan mudah memperoleh air. Bahan ini juga bisa menyimpan air dalam jumlah cukup, sekaligus drainaasenya lancar. Daya tahannya sebagai media juga baik, tidak mudah lapuk.
Sekam Bakar >>> Sekam bakar tidak meyerap air, tetapi a;iran airnya sangat baik. Disarankan sebagai bahan campuran media, tetapi sedikit saja, sebab bila dalam jumlah banyak akan mengurangi media menyerap air.
Pupuk kandang >>> Pupuk kandang berupa kotoran unggas atau ternak dianggap memiliki kandungan nitrogen yang tinggi sehingga membuat tanaman tumbuh subur.

Jenis - jenis Anthurium

Anthurium Jenmanii
Anthurium ini bentuk daunnya mirip daun tembakau. Teksturnya keras dan tebal, bertangkai pendek, lebar dan panjang, urat daun tampak jelas, dan tepi daun agak bergelombang. Daun muda ssedikit agak merah, sedangkan bila sudah tua bewarna hijau.

Anthurium Gelombang Cinta
Tanaman ini daunnya tebal, lonjong panjang, berujung runcing, dan tepinya bergelombang. gelombang yang indah di tepi daun inilah yang menjadi ciri utamanya. Permukaan daun bewarna hijau megilap.

Anthurium Hookerii
Susunan daun tumbuh seperti sarang burung. Semakin ke atas, daunnya melebar, dan cenderung rebah. Tangkai daunnya pendek. Daunnya halus tidak berbulu, bewarna hijau mengkilap, kaku, tebal, dan tepi bergelombang.

Anthurium Keris
Tanaman ini disebut keris karena bentuknya seperti keris. Daun menjulang ke atas dan tepinya berliuk-liuk seperti lekukan keris

Anthurium Sirih
Tanaman ini daunnya tebal menyerupai daun sirih. Daun tersusun rapat bewarna hijau. Lebar daun bisa mencapai lebar kertas folio

Anthurium Compacta
Bentuk daun oval dengan ujung runcing. Daun tersusun rapi. Daun seperti menyembul bersama dari tengah-tengah batang. tepi daun seperti dibingkai garis kuning.

PEMELIHARAAN

1. Penyiraman
>>> Setiap tanaman perlu penyiraman, termasuk anthurium. Tanpa penyiraman, tanaman akan mati, Hanya, pemyiraman tidak boleh berlebihan. Air tidak boleh sampai tergenang atau media tanam menjadi becek berhari - hari. Bila berlebihan, akar akan busuk.Penyiraman sebaiknya dilakukan sekali sehari, pagi atau sore hari. Hal itu dilakukan untuk menghindari penguapan tinggi sehingga air yang diberikan hilang sia-sia. Pada musim panas, penyiraman bisa dilakukan 2 kali sehari. Siramlah bila media tanam terlihat kering. Bila masih basah tidak perlu disiram.

2. Pemupukan
>>> Pupuk dasar bagi anthurium ialah pupuk NPK. Di pasaran sudah ada pupuk ini yang sudah jadi. Pupuk diberikan dengan cara menaburkan di media tanam. Banyaknya pupuk yang diberikan ikuti petunjuk pemakaian, yaitu diberikan 6 bulan sekali. Selain pupuk dasar NPK, sebaiknya setahun sekali diberikan pupuk kandang.

3. penempatan
>>> Tanaman ini sebaiknya ditempatkan di daerah teduh, misalnya di teras rumah, dibawah pohon rindang. Jika diletakkan dalam ruangan, sebaiknya 3 hari sekali dikeluarkan sehari penuh agar tanaman mendapat sinar matahari. Tanaman yang terlalu lama di kamar menyebabkan daunnya pucat. Jika tanaman akan diletakkan di ruangan terbuka, di atasnya perlu diberikan pelindung yang tembus cahaya sehingga ada sebagai sinar matahari yang masuk mengenai tanaman.

4. Perawatan Daun
>>> Pesona anthurium terletak pada daunnya, yakni kekar berurat sehingga terlihat gagah. Karena itu daun perlu dirawat agar tidak kotor atau robek. Agar daun mengkilap perlu dilap 2 hari sekali menggunakan tisu atau kain halus yang basah. Hati-hati pada saat mengelap, sebab bila terlalu keras saat menekan, daun bisa robek atau patah. Untuk menghindari daun robek, letakkan jauh dari lalu lalang orang atau jangkauan anak kecil.


Perhatikan Hama
Seperti halnya tanaman hias lainnya, anthurium juga sering terkena hama. Tanaman yang terkena hama lambat laun akan mati. Berikut beberapa hama anthurium dan pemberantasannya.

1. Kutu Daun
>>> Hama yang sering menyerang tanaman adalah kutu daun. Kutu daun hidup bergerombol pada daun muda atau pucuk daun. Hama menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan, yang mengakibatkan pucuk daun kuning dan lama-lama akan mati.

2. Terserang Jamur
>>> Daun anthurium juga bisa terserang jamur, yang ditandai dengan timbulnya bercak bewarna kecoklatan memanjang seperti benang di permukaan daun. Jamur perlu segera dihilangkan.

3. Ulat Daun dan Kumbang
>>> Kedua hama ini merusak daun dan membuat lubang tidak beraturan sehingga menyebabkan terganggunya proses fotosintesis. Bila tidak segera diatasi, lubang semakin banyak, menyebabkan pertumbuhan terganggu.

Mengatasi Hama
  • Potong bagian tanaman yang terserang
  • Semprot tanaman dengan insekstisida dengan dosos sesuai anjuran pada label kemasan. Penyemprotan sebaiknya dilakukan sore hari agar tidak mudah menguap
  • Gunakan media tanam yang mudah mengalirkan air agar akar tanaman tidak membusuk
  • Perhatikan sanitasi dengan menjaga kebersihan lingkungan, air dan alat-alat kerja

Mengganti POT
Anthurium lebih tepat ditanam di dalam pot, dibandingkan di kebun. Dengan ditanam didalam pot, tanaman mudah dipindahkan kemana-mana sesuai keinginan. Pot yang digunakan jangan sembarangan. dengan pot yang baik, akan meningkatkan penampilan anthurium. Ada beberapa jenis pot, seperti pot plastik, semen, keramik, dan tanah liat. keuntungan pot plastik lebih awet, ringan dan harganya relatif murah. kekurangannya, pot plastik tidak memiliki pori-pori sehingga air tidak bisa merembes.
Pot dari semen cukup berat sehingga sulit untuk memindahkannya. Pot ini memiliki pori-pori sehingga bila kelebihan air, bisa mengalir melalui pori-por.
Pot keramik harganya relatig mahal. Seperti halnya pot plastik, pot ini juga tidak memiliki pori-pori. Keuntungannya, bentuknya beragam sehingga akan memberikan nilai tambah pada tanaman.
Sedangkan pot dari tanah liat, dindingnya berpori-pori, menjamin air di dalam media tanam tidak kelebihan. Kelebihannya tidak berat dan relatif murah. Hanya mudah pecah.

Mengganti POT
Suatu saat nanti Pot harus diganti apabila:
  1. Tanaman terlihat berjubel. hal itu menandakan tanaman memerlukan tempat baru yang lebih longgar untuk pertumbuhannya.
  2. Akar-akar tanaman sudah muncul di permukaan media tanam. Akar ini menyembul ke atas, sebab tidak memungkinkan lagi tumbuh ke bawah menginggat di bawah sudah penuh.
  3. ukuran pot tidak sesuai dengan besar tanaman. Bila kondisi tanaman seperti itu tidak diganti, maka tanaman akan mengalami gangguan pertumbuhan.
Langkah Penggantian Pot
  1. Keluarkan tanaman dari pot secara perlahan. Jangan dikeluarkan dengan cara dicabut sebab akar akan patah sehingga mati bila ditanam kembali.
  2. Bersihkan media tanam akar.
  3. Jika akar terlalu padat bis dikurangi dengan cara dipotong. Demikian juga bila ada akar yang busuk segera dibuang.
  4. jika ada pemotongan akar, segera olesi fungisida agar tidak terserang kuman.
  5. Masukkan tanaman yang sudah dibersihkan ke dalam pot.
  6. Isi dengan media tanam hingga penuh.
  7. siram setiap hari dan letakkan di tempat teduh.
Yang Perlu Diperhatikan Saat membeli Anthurium
  • Jangan malu bertanya pada penjual., misalnya nama anthurium dan cara perawatan. Setelah jelas barulah membeli, dengan harapan mendapatkan anthurium yang diharapkan dan mampu merawatnya dengan baik.
  • Anthurium memiliki banyak nama. Untuk mendapatkan tanaman yang baik , belilah di tempat penjualan anthurium langganan yang terpercaya. Ditempat itu, kalaupun ternyata ada kesalahan bisa ditukarkan kembali.
  • Anthurium membutuhkan waktu lama dalam pertumbuhannya. jangan hanya karena murah lantas membeli bibit yang masih terlalu kecil. waktu lama itu sering membuat tidak sabar sehingga malaas merawatnya. Jika memiliki uang belilah yang besar sehingga langsung dipajang.
  • Belilah tanaman sesuai dengan ketersedian tempat. Jika lokasinya sempit, jangan membeli tanaman yang tinggi dan besar. Sebab bila tidak ada kesesuaian antara tempat dan tanaman, disamping membuat pemandangan kurang indah, juga mempengaruhi pertumbuhan tanaman.
  • Anthurium banyak jenisnya. Ingat, jangan membeli hanya karena ikut-ikutan karena saat itu sedang polpuler anthurium jenis tertentu. belilah tanaman yang pertumbuhannya baik dan sesuai selera.

Kriteria Anthurium Layak Beli
Bagi yang belum paham tentang tanaman anthurium, berikut ini ada beberapa pedoman yang harus diketahui ketika kan membelinya. memang terlihat merepotkan, tetapi harus dimengerti agar mendapatkan anthurium yang memuaskan.

>>> Tanaman harus subur. hal itu terlihat dari kesegaran daun-daunnya. Tanaman yang subur daunnya hijau, kekar, mulus, dan adanya calon tunas muda. Bila daunnya mulai menguning, pertanda tanaman mulai tidak subur. Bila dibiarkan akan mati.
>>> Pilih tanaman yang sudah memiliki seludung berisi biji. Seludung itu berisi puluhan biji yang setelah tua bisa dijual atau disemai sendiri.
>>> Anthurium termasuk tanaman hias berdaun indah. Ketika membeli pilih yang daunnya subur. Urungkan membeli bila daunnya cacat, seperti robek atau berlubang. Daun berlubang atau robek memengaruhi keindahan tanaman.
Belilah anthurium yang sudah jadi, daunnya rimbun dan besar. dengan membeli tanaman seperti itu langsung bisa dinikmati pesonanya ketika diletakkan di teras rumah.
>>> terkadang ada anthurium yang warna daunnya unik. Jika warna seperti itu dianggap langka dan menarik, bisa dibeli.

Membuat Kompos
  1. Sediakan wadah berdiameter 10 cm, lubangi kecil di beberapa bagian bawahnya untuk saluran cairan cokelat hasil pengomposan.
  2. Dasar wadah beri pasir.
  3. Sisa sayuran dan makanan tuangkan di atas pasir.
  4. Tiga hari kemudian taburi kapur untuk menambah unsur hara hasil kompos.
  5. Perciki air secukupnya. Kemudian tambah ssedikit tanah gembur agar bau tidak kemana-mana.
  6. lapisan berikutnya beri pasir, sissa sayuran/makanan, tanah gembur. Pembuatan kompos dilakukan berlapis-lapis.
  7. Waktu yang diperlukan untuk menjadi kompos sekitar satu setengah bulan. Tanda-tanda pengomposan sudah selesai ialah campuran menjadi hitam dan tidak berbau.

Tidak ada komentar: